RAPAT FORUM TANGGUNGJAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN (FTJSLP) KAB. CILACAP SEMESTER I TAHUN 2021

Pemerintah Kab. Cilacap melalui Bappeda Kab. Cilacap pada tanggal 07 Juli 2021 menyelenggarakan Rapat Forum Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Kab. Cilacap Semester I Tahun 2021. Karena di Kab. Cilacap kondisi Pandemi Covid 19 yang tinggi dan masuk zona merah, rapat diselenggarakan secara langsung dan melalui Zoom Meeting. Peserta yang hadir secara langsung di Ruang Rapat Gedung Akbid Graha Mandiri Kab. Cilacap Kantor Sementara Bappeda yaitu, Sekretaris Daerah Kab. Cilacap selaku Ketua Forum TJSLP Kab. Cilacap (Drs. Farid Ma’ruf, ST., M.M), Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kab. Cilacap selaku Wakil Ketua I Forum TJSLP Kab. Cilacap (Drs. Dian Setyabudi, M.M), Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kab. Cilacap selaku Wakil Ketua II Forum TJSLP Kab. Cilacap (Drs. Wasi Ariyadi, M.M), Kepala Bappeda Kab. Cilacap selaku Sekretaris Umum TJSLP Kab. Cilacap (Sumbowo, S.os, M.Si), Sekretaris Bappeda (Edy Supriyono, S.os, M.M), dan para Kepala Bidang di Bappeda Kab. Cilacap sedangkan yang mengikuti secara zoom meeting sebanyak 68 peserta terdiri dari OPD, BUMN, BUMD dan Perusahaan Swasta di Kab. Cilacap.

Acara dibuka oleh Kepala Bappeda Kab. Cilacap (Sumbowo, S.Sos, M.Si). Dalam sambutannya Kepala Bappeda Kab. Cilacap menyampaikan bahwa maksud pelaksanaan Rapat Forum TJSLP Semester I Tahun 2021 adalah untuk melakukan evaluasi pelaporan pelaksanaan TJSLP Tahun 2020, Mengkoordinasikan dan mensinergikan kegiatan Program TJSLP (CSR) perusahaan dengan arah Kebijakan Pembangunan Daerah Kab. Cilacap Tahun 2021, sedangkan tujuannya yaitu untuk mewujudkan sinergitas, sinkronisasi dan harmonisasi antara program Pembangunan Pemerintah Daerah dengan program TJSLP dalam rangka mewujudkan masyarakat Cilacap semakin sejahtera secara merata, Meningkatkan kerjasama pelaksanaan program Pemerintah Kab. Cilacap dengan Program TJSLP Perusahaan serta Terarahnya penyelenggaraan program TJSLP/CSR di Kab. Cilacap.

Selanjutnya, Sekretaris Daerah Kab. Cilacap (Drs. Farid Ma’ruf, S.T, M.M) memberikan sambutan dan pengarahan bahwa program yang dilaksanakan perusahaan supaya disinergikan dengan program prioritas bembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Cilacap. Selain itu, dengan meningkatnya kasus Covid 19 diharapkan perusahaan-perusahaan ikut berperan serta dalam meningkatkan imunitas masyarakat berupa masker, vitamin, susu, dan madu.

Acara rapat Forum TJSLP Kab. Cilacap Semester I Tahun 2021 selanjutnya dipandu oleh moderator yaitu Kabid Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kab. Cilacap (Ir. Lydia Retnoningsih, MA) dan penyampaian materi oleh Sekretaris Bappeda, dalam pemaparannya menyampaikan laporan realisasi pelaksanaan TJSLP di Kab. Cilacap berdasarkan laporan perusahaan yang dikirimkan ke Bappeda Kab.Cilacap Selaku Sekretariat Forum TJSLP Kab. Cilacap melalui Aplikasi Sinergi Cilacap pada Tahun 2020 sebanyak 30 perusahaan ( BUMN/BUMD/perusahaan Swasta) yang mengirimkan laporan dengan total nilai sebesar Rp.36.640.791.349,- dengan rincian per bidang sebagai berikut : bidang Pendidikan sebesar Rp.1.678.787.230,, Bidang Kesehatan sebesar Rp.5.084.080.538,-, bidang Ekonomi sebesar Rp.12.496.979.858,-,bidang Sosial sebesar Rp.12.685.887.789,-, bidang Infrastruktur sebesar Rp.3.419.443.959,- dan bidang Keagamaan sebesar Rp.1.275.611.975,-.

Tahun 2022 Pemerintah Kab. Cilacap melalui Sekretariat Forum TJSLP (Bappeda) merencanakan akan mengadakan penilaian terhadap pelaksanaan TJSLP Tahun 2021. Penilaian tidak berdasarkan besarnya nilai nominal TJSLP yang dilaksanakan, tetapi seberapa besar kegiatan TJSLP yang dilaksanakan dalam mendukung Program Prioritas Pembangunan Kab. Cilacap serta dalam membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di Kab. Cilacap. Permasalahan – permasalahan di Kab. Cilacap masih banyak yang belum tertangani dikarenakan keterbatasan anggaran APBD, dalam sektor pendidikan masih banyak siswa miskin, pada sektor kesehatan masih banyak desa yang belum ODF (Open Defecation Free)/ masyarakat yang belum memiliki jamban. Menurut data yang disajikan capaian masih sangat jauh dari 269 desa yang ada di Kab. Cilacap hanya 77 Desa yang sudah ODF. Pada data tahun 2020 dengan adanya pandemi Covid 19 pertumbuhan ekonomi di Kab. Cilacap sebesar -1,35% (non migas). Sektor Sosial dan Budaya supaya difokuskan pada Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), untuk desa miskin/zona merah yang jumlahnya mencapai 73 Desa. Maka dari itu, diharapkan perusahaan dapat mengambil peran untuk program pembangunan.

Diharapkan perusahaan dalam melaksanakan TJSLP disinkronkan dan disinergikan dengan Program Prioritas Pembangunan Kab. Cilacap. Bahwa Tahun 2021 Arah kebijakan Pembangunan Kab. Cilacap adalah “Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Ketahanan Sosial dan Bencana  Didukung Infrastruktur yang Berkualitas.

Pada Tahun 2020 Bappeda Kab. Cilacap membuat Aplikasi SINERGI CILACAP (Sinergitas Untuk Negeri) dimana diaplikasi tersebut disediakan menu – menu untuk laporan realisasi TJSLP, Sektor – sektor yang menjadi Prioritas Pembangunan Kab. Cilacap, Galeri untuk memuat berita aktivitas perusahaan – perusahaan dalam melaksanakan TJSLP. Selain itu juga disediakan menu untuk masyarakat umum yang akan memberikan usulan, saran ataupun masukan terhadap pelaksanaan TJSLP di Kab. Cilacap.

Tindaklanjut dari rapat Forum TJSLP Semester I akan dilaksanakan Rakor Forum TJSLP pada bulan September 2021. Selain itu diharapkan dari rapat semester I Forum TJSLP adalah agar perusahaan – perusahaan di Kab. Cilacap melaporkan realisasi pelaksanaan TJSLP melalui Aplikasi SINERGI setiap semester, Perusahaan dalam melaksanakan program TJSLP untuk mensinergikan dan mensinkronkan dengan Prioritas Pembangunan Kab. Cilacap, membantu dalam menyelesaikan permasalahan di Kab. Cilacap serta berperan aktif dalam pemulihan ekonomi akibat dampak Covid 19.

Acara Rapat Forum TJSLP Semester I Tahun 2021 ditutup oleh Kabid Litbang Bappeda Kab. Cilacap (Ir. Lydia Retnoningsih, MA).

Leave a Reply

Your email address will not be published.