Rapat Tindak Lanjut Penyelesaian Dokumen Rencana Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi (RP2I)

Bappeda Kabupaten Cilacap melalui bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah menyelenggarakan Rapat Tindak Lanjut Penyelesaian Dokumen  Rencana Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi (RP2I)  pada Senin, 28 Juni 2021 bertempat di Ruang Rapat Kantor Sementara Bappeda Lantai II.

Rapat Tindak Lanjut Penyelesaian Dokumen  Rencana Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi (RP2I)  di pimpin langsung oleh Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Kabupaten Cilacap Imam Jauhari,S.T.,M.Si,  turut hadir secara luring  Kepala Sub Bidang Infrastruktur Wilayah BAPPEDA Kab. Cilacap, Kepala Sub Bidang Penyusunan Program BAPPEDA Kab. Cilacap, Kepala Bidang Irigasi dan Air Baku Dinas PSDA Kab. Cilacap, Kepala Bidang Informasi, Bimbingan dan Penyuluhan Dinas PSDA Kab. Cilacap, Kepala Seksi Eksploitasi dan Pemeliharaan Dinas PSDA Kab. Cilacap, Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas PSDA Kab. Cilacap, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Kepala Seksi Kelembagaan dan Ketenagaan Dinas Pertanian Kab. Cilacap, dan Kepala Seksi Lahan dan Irigasi Dinas Pertanian Kab. Cilacap.

Rencana Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi (RP2I) merupakan instrumen yang diperlukan oleh Kabupaten Cilacap dalam kebijakan dan strategi perencanaan pembangunan di sektor  irigasi serta sektor pertanian secara partisipatif dengan tujuan keberlanjutan sistem irigasi dalam kurun waktu 5 tahun ke depan. RP2I merupakan bagian dari program IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program) yang mendorong pengelolaan irigasi secara integratif dan partisipatif menuju ‘single managemen irrigation’ dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Program ini juga mengedepankan kemajuan sektor pertanian serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani.

Pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi perlu diarahkan untuk mewujudkan sinergi dan keterpaduan yang harmonis antarwilayah, antarsektor, dan antargenerasi. Hal ini perlu dilaksanakan secara partisipatif, terpadu, berwawasan lingkungan hidup, transparan, akuntabel dan berkeadilan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah  pusat/provinsi/kabupaten dengan melibatkan semua pihak yang berkepentingan, terutama masyarakat petani.

Adapun untuk Kabupaten Cilacap, dokumen Rencana Pengembangan dan Pengelolaan Irigasi (RP2I) telah mencapai tahap finalisasi dan akan segera di sahkan oleh Kepala Dinas PSDA Kabupaten Cilacap pada tanggal 30 Juni 2021 mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.