Oct 24 2019

KEGIATAN RAPAT KOORDINASI RENCANA PELAKSANAAN PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT ( PAMSIMAS) KABUPATEN CILACAP TAHUN 2020.

Hari ini ( 24/10/19) dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Rencana Pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat ( PAMSIMAS) III Kabupaten Cilacap tahun 2020, di Ruang Rapat Bappeda Kab. Cilacap. Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan sesuai dengan tugas Tim Panitia Kemitraan / Pakem Pamsimas III Kabupaten Cilacap untuk membantu Pokja AMPL Kabupaten Cilacap dalam memverifikasi calon desa baru Pamsimas III tahun 2020.  Rapat dibuka dan dipimpin oleh Ketua Tim Pakem Pamsimas III Kab. Cilacap Rosalina,S.T.,M.T, diikuti oleh Tim Pakem Pamsimas III yang terdiri dari unsur Bappeda, Disperkimta, Dinas Kesehatan, Dispermades, Ketua Asosiasi BPSPAM Indah Faiz, Unsur Perguruan Tinggi. Ketua Stikes Al Irsyad Kab. Cilacap Ahmad Subandi, M.Kep., Ns dan Ketua LSM Pepeling, Herman Sukamto. Rapat koordinasi ini juga melibatkan unsur PDAM Tirta Wijaya dan DC Pamsimas Siti Zulaikah, S.T.,M.M serta Tim Konsultan Pamsimas III Kabupaten Cilacap.

Rapat dibuka oleh Ketua Tim Pakem Pamsimas III Kabupaten Cilacap. Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa sampai dengan tahun 2019 sebanyak 149 desa dari 269 desa di Kabupaten Cilacap sudah menjadi desa Pamsimas, akan tetapi capaian air minum layak di Kabupaten Cilacap saat ini baru mencapai 80,80 % sedangkan sanitasi layak baru mencapai 84 % sehingga masih sangat dibutuhkan pendampingan program untuk air minum dan sanitasi. Pada tahun 2020 APBN sudah mengalokasikan 12 desa yang  akan menjadi target pendampingan Tim Pakem Kabupaten Cilacap. Hal ini merupakan kepercayaan yang diemban oleh Tim Pakem untuk mensejahterakan masyarakat melalui penyediaan akses air minum dan sanitasi.

Dalam rangka menentukan desa dampingan tersebut, Tim Pokja AMPL sebelumnya telah melaksanakan Sosialisasi Kabupaten/ Soskab dalam rangka Program Pamsimas III kabupaten Cilacap yang telah diikuti oleh 38 calon desa baru program Pamsimas. Setelah dilaksanakan Soskab tersebut maka Tim Pakem menindaklanjuti verifikasi terhadap desa yang telah mengirimkan proposal peminatan program Pamsimas III tahun 2020. Ada beberapa kriteria yang menjadikan prioritas desa sasaran yaitu; desa rawan air bersih, desa stunting dan desa miskin yang kemudian lebih lanjut akan diverifikasi mengenai kesiapan desa dalam melaksanakan program Pamsimas III dengan baik.

Stunting menjadi salah satu prioritas dalam program AMPL dikarenakan kurangnya akses air minum aman dan sanitasi yang layak berdampak signifikan pada tingkat kesejahteraan dan derajat kesehatan masyarakat, selain diare juga sistem pencernaan rusak sehingga gizi tidak terserap dengan baik hal ini bisa menyebabkan gizi buruk dan stunting (kekerdilan) seseorang. Goals atau tujuan dari Program Pamsimas III selain untuk memenuhi air minum layak bagi masyarakat, juga mensejahteraan masyarakat melalui peningkatan kesadaran hidup bersih dan sehat dengan  mengawal pencapaian  SBS (Stop Buang Air Besar Sembarangan) desa sasaran.

Dalam Rapat Koordinasi tersebut disepakati beberapa hal antara lain: Penentuan prioritas desa calon penerima program Pamsimas III Tahun 2020 sebanyak 12 desa dan akan ditindaklanjuti dengan verifikasi lapangan untuk menentukan kesiapan desa lebih lanjut, Desa lama Pamsimas yang berjalan baik dan memerlukan penambahan Sambungan Rumah / SR supaya segera menyusun proposal untuk Hibah Insentif Daerah/ HID, Desa lama Pamsimas yang masih berpredikat desa Merah ataupun Kuning akan tetapi BPSPAM nya masih aktif maka untuk segera menyusun proposal Hibah Khusus Pamsimas / HKP, diharapkan seluruh Tim konsultan pendamping program Pamsimas III untuk aktif membantu desa dalam menyusun proposal dan mendukung kelancaran program Pamsimas, hasil dari daftar calon desa Pamsimas III Tahun 2020 ini kemudian menjadi bahan laporan untuk Ketua Pokja AMPL Kabupaten Cilacap.

Leave a Reply

Your email address will not be published.