Feb 04 2020

SOSIALISASI DESA INOVASI KABUPATEN CILACAP TAHUN 2020 (DESA PESANGGRAHAN KEC. KESUGIHAN)

Desa Pesanggrahan Kec. Kesugihan menjadi salah satu desa yang mengikuti program pendampingan Desa Inovasi dari Pemerintah Kabupaten Cilacap. Melalui Bappeda Kabupaten Cilacap, Sosialisasi Desa Inovasi dilaksanakan pada hari Senin, 3 Februari 2020. Sosialisasi bertempat di Pendopo Desa Pesanggrahan Kec. Kesugihan. Sosialisasi tersebut menghadirkan Sekretaris Bappeda Kab. Cilacap, Achmad Fauzi, S. E., M. E. dan Dosen Fakultas Seni dan Budaya  UNS Surakarta, Suherlan, S. Sn., M. Sn. sebagai narasumber serta Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kab. Cilacap, Lidya Retnoningsih, M. A. sebagai moderator.

Sosialisasi dibuka dengan pemaparan dari Sekretaris Bappeda Kab. Cilacap, Achmad Fauzi, S. E., M. E. Dalam paparannya mengenai Konsep Desa Inovasi, beliau menyampaikan bahwa potensi Desa Pesanggrahan adalah Desa Wisata Alam  (Berbasis potensi agrowisata Kampung Durian) di Dusun Sumbersari, Wisata Sejarah (Goa peninggalan Jepang) di Dusun Sumbersari, Industri Olahan Hasil Pertanian Lokal (Aneka keripik singkong, rempeyek dan aneka keripik pisang) serta Pasar dan Warung Kuliner Desa ( Gubug Embok-embok, bahan makanan dan olahan pangan secara organik ). Potensi yang ada harus didukung dengan Sumber Daya Manusia yang berkompeten seperti Pokdarwis dan BUMDes. Selain SDM juga didukung sarpras yang memadai. Tahun 2020 Desa Pesanggrahan mendapatkan alokasi anggaran untuk peningkatan jalan Kesugihan – Pesanggrahan dan Pesanggrahan – Jatilawang. Diharapkan dengan adanya peningkatan jalan pada tahun 2020, perkembangan Desa Pesanggrahan sebagai Desa Inovasi semakin meningkat.  Pemerintah Desa tidak boleh berpangku tangan hanya mengandalkan dari anggaran Pemerintah namun harus tetap ada swadaya dari Pemerintah Desa dan masyarakat baik fisik maupun non fisik.

Selanjutnya, masih pada pembahasan yang sama mengenai Konsep Desa Inovasi, pemaparan disampaikan oleh Bapak Suherlan. Beliau menyampaikan bahwa Desa Inovasi merupakan program pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan potensi desa dan kearifan lokal. Konsep dasar dari desa inovasi adalah desa yang masyarakatnya mampu memanfaatkan sumberdaya desa dengan cara kreatif dan inovatif berdasarkan IPTEKS dan kearifan lokal, guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Konsep yang diusung adalah Desa wisata berbasis one stop destination dimana pengembangan kawasan desa wisata yang menyediakan  berbagai fasilitas pendukung  wisata seperti produk dan jasa masyarakat setempat, wisata kuliner (produk olahan singkong), Selfie corner, dan lain sebagainya.Disampaikan juga bahwa dalam pengembangannya nanti tahapan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut:

  • Tahun 1
    • Pemetaan pengembangan inovasi dan daya saing produk-produk unggulan
    • Penyusunan model
    • Pemberdayaan dan pelatihan masyarakat
  • Tahun ke 2
    • Implementasi Model dengan mengoptimalkan potensi daerah; sumberdaya manusia, alam, budaya, dan produk-produk unggulan daerah  dari UMKM setempat (industry kreatif)
  • Tahun ke 3
    • Diharapkan Desa Inovasi dapat terwujud

Sosialisasi ditutup dengan penyampaian rangkaian kegiatan Pendampingan Desa Pesanggrahan yaitu:

  1. Sosialisasi dan Deseminasi Pengembangan Desa Inovasi
  2. Pendampingan Bumdes
  3. PendampinganPokdarwis
  4. Pelatihan dan Pendampingan branding dan packaging untuk UMKM
  5. Pelatihan dan Pendampingan produk olahan hasil pertanian
  6. Pelatihan dan Pendampingan Masyarakat Pendukung Desa
  7. Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Fasilitas Utama
  8. Pelatihan dan Pendampingan Fasilitas Pendukung Wisata

     .

Leave a Reply

Your email address will not be published.